YANG MUDIK WASPADALAH…!! Rute Kaltim-Kalsel Paling Rawan

LSM PELIK – Balikpapan, Poros Balikpapan-Samarinda masih menyandang label jalur tengkorak di Kaltim. Walaupun “kengeriannya” mulai berkurang, di jalan negara ini, khususnya di wilayah Taman Hutan Raya (Tahura), Kutai Kartanegara (Kukar), menjadi salah satu titik rawan kecelakaan dan kemacetan.

Titik ini pun masuk dalam pantauan khusus aparat dalam Operasi Ramadniya Mahakam, operasi kemanusiaan mengamankan mudik Idulfitri serta aktivitas masyarakat. Berdasarkan analisis dan data kecelakaan Polda Kaltim, tingkat kerawanan insiden saat mudik dan balik yang tinggi, dan jadi perhatian aparat ada di Kabupaten Paser. (lihat grafis)

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Ade Yaya Suryana kemarin mengatakan, khusus di Jalan Soekarno-Hatta, poros Balikpapan-Samarinda, kala mudik tiap tahunnya, tren pengguna kendaraan terus meningkat. Kepadatan di jalur ini pun tak bisa dihindari.

Kondisi inilah yang menjadi salah satu pemicu terjadi insiden. Sementara, di Paser, jalan relatif lebar, namun volume kendaraan tak terlalu ramai. Lokasi ini sama dengan poros Samarinda-Bontang-Sangatta. Walau begitu, akses di Kabupaten Paser itu merupakan salah satu yang rawan kecelakaan karena merupakan akses antarprovinsi, Kaltim-Kalsel. Pihaknya pun, kata dia, sudah diterjunkan di titik-titik rawan sepanjang jalur mudik.

Kepala Biro Operasi, Polda Kaltim, Kombes Eko Iswantono, menguraikan, selama arus mudik dan balik tahun ini, 4 ribuan personel gabungan disiagakan. Termasuk menyiapkan pos pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat. “Sudah efektif sejak dua hari lalu (Senin, 19/6),” kata Eko. Selain anggotanya bertugas di sejumlah pos pengamanan, ada pula yang patroli di lingkungan dan perkotaan, khususnya di kompleks perumahan.

Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin menambahkan, selain Polri, personel pengamanan gabungan dari TNI, Satpol PP, Basarnas, Jasa Raharja, Dinas Kesehatan, Orari, Pramuka, dan lainnya terlibat dalam pengamanan dan pelayanan selama mudik Lebaran.

”Khusus Polri, semua satuan terlibat, termasuk Reserse,” ungkap Kapolda.  Dia membeber, untuk pengamanan ada 51 pos disiagakan, serta 37 pos pelayanan. Pos pengamanan sudah beroperasi sejak H-7 sampai H+7 Idulfitri.  Diharapkan, masyarakat dapat terlayani dengan baik menghadapi arus mudik dan arus balik di jalan raya, khususnya yang melewati jalan poros Balikpapan-Samarinda-Bontang-Sangatta.

Di kawasan objek wisata juga tak luput dari penjagaan personel gabungan. Objek wisata di Balikpapan bakal dipadati pengunjung saat libur Lebaran, antara lain Pantai Manggar dan Lamaru. Nantinya ada pos pengamanan dan pelayanan disiagakan. Sementara itu, lokasi yang diprediksi padat serta rawan kecelakaan di kawasan Jalan MT Haryono, Mulawarman, dan poros jalan Balikpapan-Samarinda.

Kapolda berpesan kepada jajarannya agar bertugas secara profesional serta penuh tanggung jawab. Sebab, polisi tidak diperbolehkan libur atau mengambil cuti selama Lebaran. Jenderal bintang dua itu bakal melakukan tindakan tegas, jika mendapati anggotanya bertugas asal-asalan.

(Sumber : Prokal.co)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *