“Tunggu Berapa Korban Lagi?”

LSM PELIK – Samarinda, Korban jiwa dari kecelakaan di kawasan ambles Jalan Kadrie Oening, Air Hitam, Samarinda Ulu, bertambah. Sebelumnya Anita Tri Lestari (29) yang sedang mengandung janin berusia lima bulan, tewas setelah terlibat kecelakaan di kawasan tersebut. Pada saat kejadian, dia membonceng Muhammad Dafael Hafidz Sya’abi, sang buah hati. Nah, Sabtu (22/7) dini hari, bocah yang akrab disapa Dafa itu menyusul ibunya kembali ke haribaan Ilahi, setelah sempat menjalani perawatan intensif di RSUD AW Sjahranie.

Diungkapkan Muchtar Achmad (31), ayah sekaligus suami korban, dia melihat Dafa tak kuat menahan cedera. Dafa mengembuskan napas terakhirnya pukul 00.30 Wita. Dengan mata berkaca-kaca, dia tampak belum kuasa menghadapi kehilangan yang begitu besar. Seorang istri dan dua anak sekaligus. “Insyaallah saya ikhlas merelakan kepergian anak dan istri saya,” ujar Achmad.

Meski telah mengikhlaskan, dia berharap pemerintah bisa mendengar permintaannya dan keluarga.  Mereka berharap jalan tersebut bisa segera diperbaiki. Kematian istri dan anaknya sudah cukup menjadi peringatan. “Mau sampai berapa korban lagi baru diperbaiki?”

Untuk diketahui, saat kejadian, Anita dalam perjalanan menuju rumah orangtuanya di Jalan AW Sjahranie. Berangkat dari rumahnya di bilangan Jalan Pangeran Suryanata, dia membonceng Dafa menggunakan motor berpelat nomor KT 5298 NS.

Saat melintasi kawasan ambles, Anita oleng hingga terjatuh. Nahasnya, dari arah berlawanan, sebuah motor tidak sempat menghindar dan menabrak Anita pada bagian leher. Sempat mendapat penanganan intensif di instalasi gawat darurat Rumah Sakit Umum (RSU) Samarinda Medika Citra (SMC), tidak lama kemudian, Anita meninggal.

Sementara itu, Dafa sempat mendapat perawatan di rumah sakit yang sama. Hanya, tidak lama kemudian perawatan Dafa dialihkan ke RSUD AW Sjahranie. Sekian jam bertahan, Dafa akhirnya meninggal pada Sabtu (22/7) dini hari.

Kanit Laka Lantas Satlantas Polresta Samarinda Ipda Heru Utomo mewakili kepolisian turut berduka cita atas kepergian para korban dalam kecelakaan tersebut. “Olah TKP (tempat kejadian perkara) sudah dilakukan. Kami mengimbau agar masyarakat bisa semakin berhati-hati saat berkendara,” tegasnya.

(Sumber : http://kaltim.prokal.co/read/news/306645-tunggu-berapa-korban-lagi.html)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *