Rupiah Terus Melemah, Ini yang Dilakukan BI

Nilai mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami pelemahan yang cukup dalam terimbas data penguatan indeks dolar Paman Sam sejak Jumat pekan lalu. Kurs tengah Bank Indonesia (BI) mencatat nilai tukar rupiah pada perdagangan Senin (23/4) berada di level Rp 13.894 per USD, melemah 90 basis poin dibanding perdagangan pekan lalu.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo memastikan otoritas moneter akan terus memonitor dan mewaspadai risiko berlanjutnya tren pelemahan nilai tukar rupiah, baik yg dipicu oleh gejolak global maupun yang bersumber dari kenaikan permintaan valas oleh korporasi domestik.

“Untuk itu, Bank Indonesia akan tetap berada di pasar untuk menjaga stabilitas rupiah sesuai fundamentalnya,”?tegas Agus Martowardojo dalam keterangannya yang diterima JawaPos.com dari Washington DC, Amerika Serikat, Selasa (24/4).
Gubernur BI Agus Martowardojo bersama Menkeu Sri Mulyani Indrawati dalam acara Spring Meeting IMF 2018 di Washington DC, Amerika SerikatĀ (Istimewa)

Dikatakan Agus, sama seperti yang terjadi di hari Jumat, penguatan USD di hari ini masih dipicu oleh meningkatnya yield US treasury bills mendekati level psikologis 3 persen dan munculnya kembali ekspektasi kenaikan suku bunga Fed Fund Rate (FFR) sebanyak lebih dari 3 kali selama 2018.

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *