Pemkot Samarinda Ingin Adopsi Sistem Perencanaan Pembangunan Jakarta

LSM PELIK – Samarinda, Pemkot Samarinda bercita-cita menerapkan e-planing dan e-budgeting dalam sistem perencanaan pembangunan dan keuangan daerah. Kedua program ini sudah lebih dulu diterapkan Pemprov DKI Jakarta.

Wakil Walikota Samarinda, Nusyirwan Ismail mengatakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyarankan agar seluruh pemerintah daerah di Indonesia mengadopsi konsep e-Planing dan e-Budgeting, milik DKI, tersebut.

“Informasinya, KPK akan mengambil Program e-Planing dan e-Budgeting milik DKI, dan akan membagikannya gratis ke daerah. Jika demikian, Samarinda mau jadi pendaftar pertama untuk mendapatkan program itu,” kata Nusyirwan.

Dengan dua program ini, seluruh perencanaan pembangunan dan penganggaran keuangan daerah akan berlangsung transparan. “Tidak ada lagi program parsial, atau titipan-titipan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Pelaksanaan pembangunan akan berjalan terbuka,” kata Nusyirwan.

Penerapan e-Planing dan e-Budgeting ini, kata Nusyirwan, sejalan dengan upaya KPK yang mengutamakan pencegahan korupsi, dibanding penindakan.

“Tidak ada jalan lain. Kita juga tahun depan harus menerapkan e-Planing dan e-Budgeting. Tujuannya jelas. Menghindari penyimpangan dan bias, mulai dari proses perencanaan pembangunan,” sebut Nusyirwan.

(Sumber : kaltim.tribunnews.com)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *