Lenyap di Jamban, Pengusaha Tewas di Mahakam

LSM PELIK, Samarinda. Kabar hilangnya Fahruddin membuat, kakak kandungnya bernama Serin cemas. Fahruddin dikabarkan hilang saat berlayar bersama KM Berkat Indah di Sungai Mahakam, Jumat dinihari (17/11) lalu pukul 01.00 Wita. Namun Serin baru mendengar kabar tersebut Jumat pagi.

Untuk memastikan keberadaan kabar tersebut, bersama kerabatnya Serin mendatangi posko bencana di Jalan KH Mas Mansyur, Gang Pelopor, Sungai Kunjang, kemarin (18/11). Serin mendapatkan penjelasan oleh tim SAR gabungan dari BPBD Kukar, Tagana Samarinda dan relawan kebencanaan. Tim gabungan ini kemudian yang melakukan proses pencarian terhadap Fahruddin.

Seraya berusaha dan berdoa, Serin dan keluarga dibantu tim SAR selanjutnya melakukan penyisiran di lokasi sekitar hilangnya Fahruddin. Proses pencarian  sejak pukul 08.00 Wita. Titik pencarian dimulai dari titik awal lokasinya “menghilangnya” Fahruddin di dekat Jembatan Mahulu hingga ke hulu sungai Loa Duri, Kukar.

Pencarian awal sengaja dilakukan ke arah hulu sungai. Hal ini karena dari informasi awal, Fahruddin menghilang saat meminta izin untuk buang air kecil dan mandi di toilet yang berada di bagian belakang kapal. Padahal saat itu, kapal sedang berlayar dari pelabuhan Sungai Kunjang menuju kawasan hulu Mahakam.

Memasuki pukul 13.00 Wita proses pencarian belum membuahkan hasil. Tim SAR akhirnya kembali ke pos bencana untuk beristirahat dan melakukan koordinasi. Tujuanya untuk menentukan kembali titik mana yang akan disisir.

Di saat berkoordinasi itulah, sekitar pukul 14.00 Wita sebuah kabar mengejutkan terdengar. Salah seorang warga tanpa sengaja melihat sesosok mayat mengapung di perairan Sungai Mahakam, tak jauh dari Pelabuhan Samarinda dan Mapolsekta Kawasan Pelabuhan Samarinda. Sontak saja tim SAR dan keluarga Fahruddin terperanjat.  Tanpa menunda waktu, menggunakan 4 buah kapal motor, seluruh tim SAR bergegas menuju lokasi penemuan dimaksud.

Dan benar saja. Mayat mengambang dan tubuh yang mulai membengkak dalam posisi tertelungkup, mengenakan celana dalam itu adalah Fahrudin.

Jasad Fahrudin kemudian dinaikkan ke atas kapal untuk dibawa ke Mapolsekta Kawasan Pelabuhan Samarinda. Selanjutnya jasad Fahruddin dibawa menggunakan unit patroli Polsekta Kawasan Pelabuhan untuk menjalani proses visum.

Dengan ditemukannya Fahrudin, Serin bias bernafas lega meskipun harus kehilangan adik bungsunya itu. Fahruddin yang berusia 37 tahun merupakan anak terakhir dari 8 bersaudara. Fahruddin dan Serin sama-sama merupakan warga Kembang Janggut, Kukar.

“Kami sangat berterima kasih kepada tim pencari yang telah membantu pihak keluarga, dan setelah visum ini rencananya jenazah akan langsung kami bawa ke kampung untuk dimakamkan,” kata Serin.

Sementara itu, Wakil Danru, Satgas SAR, BPBD Kukar, Ali Husnie mengatakan, proses pencarian yang dilakukan, awalnya menyusuri arus sungai menuju hulu sungai. “Namun  posisi penemuan mayat justru di kawasan hilir sungai dari titik jatuh awal korban,” katanya.

Kapolsekta Kawasan Pelabuhan Samarinda, Kompol Erick Budi Santoso melalui Kanit Reskrim Iptu Purwo membenarkan jika Fahrudin sudah ditemukan, dan saat ini dalam proses visum di RSUD AW Sjahranie.

Pada awal hilangnya Fahruddin, tersiar kabar jika dirinya adalah salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Berkat Indah. Namun setelah informasi tersebut dicek kembali kepada pihak keluarga dan pemilik kapal, ternyata Fahruddin adalah seorang pengusaha pupuk yang menerima permintaan pengiriman sejumlah barang lewat transportasi air.

Sebelum ditemukan tewas, Fahruddin menggunakan jasa KM Berkat Indah untuk mengangkut 112 ton pupuk non subsidi. Angkutan pupuk itu bertolak dari pelabuhan Feri Sungai Kunjang menuju Melak, Kubar, Kamis malam. Setiba di perairan Loa Janan Wita tak jauh dari Jembatan Mahulu, Fahruddin berniat untuk kencing dan mandi di toilet kapal dengan terlebih dahulu meminta izin kepada salah satu awak kapal.

Namun hingga tiba di tempat tujuan, Fahrudin justru tidak terlihat. Dan sejak saat itulah Fahruddin dinyatakan hilang.

(Sumber : samarinda.prokal.co)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *