Kakak Beradik Tenggelam di Kolam saat Asyik Bermain, Begini Kondisinya Sekarang

LSM – PELIK – Samarinda, Kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi setiap orangtua, agar senantiasa mengawasi anak anaknya dalam bermain.

Pagi tadi, Sabtu (16/9/2017), dua bocah kakak beradik, bernama M Ubaidillah (3) dan M Umaer (2), membuat panik orangtuanya.

Pasalnya keduanya ditemukan tidak sadarkan, akibat tercebur ke kolam yang berada tidak jauh dari rumahnya, Jalan Rimbawan Dalam, RT 8, Samarinda Utara.

Bahkan, saat ditemukan, sang kakak sudah mengapung, dan adiknya masih tenggelam di dalam kolam, yang dalamnya sekitar 1 meter lebih itu.

Beruntung, keduanya dapat terselamatkan dan saat ini tengah menjalani perawatan di RSUD AW Syahranie.

“Anak itu mainan saat ibunya sedang bersih bersih rumah. Biasanya main di bawah pohon saja, tapi ini tidak ada, makanya ibunya datangi saya nanya anaknya,” ucap Karyasih (40), warga yang membantu evakuasi bocah tersebut, Sabtu (16/9/2017).

“Biasanya mereka tidak pernah main di situ, biasanya main di rumah saya dan di bawah pohon saja,” tambahnya.

Saat dicari, ibu bocah tersebut melihat sandal anaknya berada disekitar kolam tersebut, dan melihat salah satu anaknya mengapung di kolam.

“Ibunya yang keluarkan anaknya dari kolam, lalu saya panggil anak saya, untuk pinjam mobil warga, supaya bisa bawa mereka ke rumah sakit,” tuturnya.

“Sempat diberi nafas bantuan, si adik tersadar. Kakaknya sempat sadar, tapi habis itu pingsan lagi,” ucapnya.

Dari informasi yang ada, kolam tersebut sudah ada sejak dua bulan terakhir, padahal kolam tersebut sudah lama ditutup, lalu digali kembali oleh karyawan perusahaan pembuat jalanan, guna membersihkan kendaraan maupun keperluan mencuci lainnya dari lumpur.

Sementara itu, Kapolsekta Samarinda Utara, Kompol Ervin Suryatna menjelaskan, kolam tersebut bukanlah kolam bekas lubang tambang, kolam tersebut merupakan tempat penampungan air yang digunakan karyawan perusahaan pembuat jalanan.

“Bukan tambang, itu hanya untuk cuci kaki, bersih bersih karyawan pembuat jalan,” ucapnya.

Dan, hingga saat ini kedua bocah tersebut masih menjalani perawatan di rumah sakit.

(Sumber : kaltim.tribunnews.com)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *