INGAT YA..!! Tenaga Honorer Wajib Dapat Jaminan Sosial

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menggelar sosialisasi program kepada para camat dan lurah se-Kota Tepian. Kegiatan yang menyasar para honorer pemerintahan tersebut, dilaksanakan di aula Rumah Jabatan Wali Kota Samarinda, Jalan S Parman, Senin (9/7).

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Samarinda Suprianto mengatakan, target kegiatan ini yakni seluruh pegawai di lingkungan kecamatan tak terkecuali tenaga honorer. Materi kegiatan seputar BPJS Ketenagakerjaan. “Alhamdulillah, para camat dan lurah setelah mendengarkan pemaparan kami, langsung memberikan kesempatan kepada kami untuk menggelar sosialisasi ke pelaku usaha di wilayah masing-masing,” ungkapnya.

Suprianto menambahkan, jika semuanya terlindungi oleh jaminan sosial, akan menekan masalah sosial yang ada di masyarakat. Bantuan sosial dapat dialihkan menjadi jaminan sosial, hanya dengan membayar iuran Rp 5.400 atau Rp 8.100. “Peserta jaminan sosial dapat menikmati berbagai manfaat,” tambahnya.

Dia menjelaskan, manfaat yang didapatkan untuk jaminan kecelakaan kerja antara lain, perlindungan selama perjalanan pergi dan pulang bekerja juga di tempat kerja. Termasuk biaya perawatan tanpa batas sesuai kebutuhan medis dan santunan upah selama tidak bekerja. “Untuk santunan upah selama tidak bekerja pada enam bulan pertama akan diberikan 100 persen, enam bulan kedua 75 persen, seterusnya hingga sembuh 50 persen,” jelasnya.

Selain itu, dalam jaminan kecelakaan kerja akan ditanggung yaitu, santunan kematian sebesar 48 kali upah, bantuan beasiswa untuk satu anak, serta bantuan untuk kesiapan kembali bekerja. Untuk jaminan kematian manfaat yang akan diterima seperti santunan kematian, santunan berkala 24 bulan, biaya pemakaman, bantuan beasiswa untuk satu anak dan total manfaat Rp 36 juta.

Sementara itu, Kabag Pemerintahan Umum, Pemkot Samarinda Eko Suprayetno mendukung tenaga honor di pemerintahan dapat terakomodasi menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Namun terpenting agar para camat lebih dulu memberikan informasi tentang pentingnya BPJS Ketenagakerjaan kepada para pelaku usaha di wilayahnya. “Nanti kami sampaikan ke pimpinan dalam hal ini sekretaris daerah untuk anggaran 2019 agar dapat mengakomodasi iuran tenaga honorer,” harapnya.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *