Februari 2018, Pengguna Kartu Perdana Selular Harus Registrasi NIK

LSM PELIK РJakarta, Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dukcapil Kemendagri) telah bekerjasama dengan operator telepon selular terkait penggunaan NIK KTP elektronik.

Sekretaris Ditjen Dukcapil Kemendagri I Gede Suratha mengatakan saat ini tercatat 35.290.719 pengguna telepon selular NIK-nya terdaftar dalam kartu perdana mereka.

“Sekarang sudah ada 35 juta lebih keping kartu perdana telepon yang pakai NIK dari KTP elektronik,” ujar Gede seperti disampaikan Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Arief M Eddie, di Jakarta, belum lama ini.

Dari jumlah tersebut disebutkan, saat ini pengguna kartu perdana telepon selular di Indonesia sebanyak 128 juta. Namun, baru 35 juta yang terdaftar. Karena itu, pada Februari 2018 akan ada registrasi ulang menggunakan NIK KTP elektronik (KTP-el).

“Bila tidak masukan NIK-nya, maka penggunaan kartu tersebut akan terputus di bulan Februari tahun depan,” ujar Arief.

Selain itu, pemerintah bekerjasama dengan pihak operator selular akan memberlakukan ketentuan khusus, di mana ke depannya satu orang hanya boleh menggunakan 3 kartu perdana saja.

“Artinya, NIK itu hanya berlaku untuk mendaftar di tiga kartu telepon seluluar saja. Lewat dari itu, tidak boleh,” ungkapnya.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *