Diduga Tersesat, Orangutan Besar Ini Masuk ke Permukiman Warga

LSM PELIK – Tenggarong,┬áTim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim melakukan pemantauan terhadap orangutan yang sempat berkeliaran di permukiman penduduk di Desa Sebulu Modern, Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara (Kukar), hingga membuat heboh warga.

“Kami masih terus pantau. Kami juga bekerjasama dengan pemerintah desa dan Polsek Sebulu. Selain itu, kami ada petugas pemantau juga di sana siaga,” kata Petugas pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Kaltim, Rido, Jumat 20 Oktober 2017.

Ia menduga orangutan tersebut tersesat dari habitatnya di Desa Bloro yang lokasinya bersebelahan dengan Desa Sebulu Modern. Orangutan itu sempat membuat sarang di Desa Bloro. Ini terbukti dengan ditemukannya dua sarang baru. “Dugaan kami, orangutan itu tersesat dan kekurangan makanan, makanya masuk pemukiman. Daya jelajah orangutan itu sekitar lima kilometer per hari,” bebernya.

Saat ini, orangutan tersebut sudah tak terlihat lagi berkeliaran di pemukiman warga. Kemungkinan bersembunyi di hutan sekitar Desa Sebulu Modern.

“Orangutan itu memasuki hutan antara Desa Sebulu ke Desa Sebulu SP. Kemungkinan orangutan itu tidak masuk lagi ke pemukiman warga karena hutan itu masih lebat dan banyak makanan,” harapnya.

Jika orangutan yang diperkirakan berusia 15 tahun itu kembali, BKSDA akan mengambil langkah preventif untuk menjaga keselamatannya yakni dengan melakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman. “Jika masuk pemukiman warga lagi dan mengakibatkan gangguan atau ancaman, kami akan ambil langkah untuk melakukan trans lokasi atau memindahkan ke daerah lain seperti di Kutai Timur,” ungkapnya.

(Sumber : okezone.com)

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *