Belasan WNI Diselamatkan dari Kapal ‘Sial’ di Irlandia

LSM PELIK, Kru kapal asal Indonesia yang tertahan di West Cork sejak pekan lalu akhirnya dievakuasi KBRI London, Sabtu (18/11). Itu disampaikan melalui akun Twitter KBRI London, Sabtu siang.

“Anisa Farida, Sekretaris II Fungsi ProtokoL & Konsuler @KBRILondon evakuasi 12 #ABK bermasalah dari kota #Cork ke #Dublin pukul 3 dini hari ini, atas bantuan Kepolisian Irlandia (@GardaTraffic) & Int’L Transport Worker Federation Global (@ITFglobalunion).”

Dalam cuitan itu terlihat pula beberapa foto awak kapal yang diselamatkan beserta isi kapalnya. Salah satu yang mengejutkan adalah tulisan berbahasa Jawa di balik lemari kapal.

“Orang yang ikut kapal ini adalah orang sial, kontraknya tidak bakal diselesaikan. Hati-hati orangnya brengsek dan bosnya perlu didemo,” demikian coretan tangan itu berbunyi.

Kapal yang terdaftar atas registrasi Inggris itu memang sebagian besar berawak orang Indonesia. Awal pekan lalu, kapal pukat itu mogok di perairan dan ditarik ke Castletownbere. Kapal itu pun melewati pemeriksaan Petugas Survei Kelautan Irlandia (MSO).

Namun itu justru menjadi petaka. MSO menemukan beberapa kekurangan dan memutuskan menahan kapal tersebut di pelabuhan di semenanjung Beara sekitar delapan hari lalu. Mereka meminta pemilik kapal dan Inggris, yang memberi izin kapal itu berlayar, untuk memperbaikinya.

“Setelah diperbaiki kami akan memeriksanya kembali,” ujar MSO, dikutip Irish Examiner.

Sementara menunggu kapal diperbaiki, krunya tetap dibiarkan ada di atas kapal di pelabuhan ikan milik Departemen Kelautan. Saat itulah mereka dikunjungi oleh petugas KBRI dan koordinator Federasi Pekerja Transportasi Internasional (ITF), Ken Fleming.

Mereka mengatakan, yang diinginkan hanya pulang ke rumah. Mereka kemudian dibantu meninggalkan kapal dan sementara bernaung di sebuah akomodasi di Dublin.

Fleming menuturkan, pihaknya akan menuntut pemilik kapal agar membayar uang yang seharusnya ia bayarkan kepada para nelayan itu dan agensi yang mempekerjakannya. Pemilik kapal juga diminta membayar tiket pesawat agar awak kapalnya bisa pulang ke negara asal.

Selain orang Indonesia, ada pula awak asal Spanyol di kapal itu.

Christian M yang tercatat sebagai pemilik kapal, menurut konfirmasi Agensi Kelautan dan Penjaga Perairan (MCA) Inggris, sudah ditahan oleh pihak berwenang Irlandia. Ia tersandung beberapa masalah, termasuk adanya serangga seperti kecoak di kapal dan perekrutan kru.

“Surveyor dari MCA sudah naik ke kapal dan melakukan inspeksi menyeluruh. Kapal itu sudah diasapi dan sekarang bersih dari gangguan serangga,” kata seorang perwakilan MCA.

Namun, masih ada sejumlah isu tentang kapal itu, yang termasuk akomodasi dan pelatihan. Karenanya, kapal itu akan tetap ditahan. “Kapal ini tidak akan diizinkan berlayar sampai MCA puas dan yakin kapal ini layak,” perwakilan MCA kembali menegaskan.

Belasan WNI yang dievakuasi dari kapal itu belum jelas akan dipulangkan kapan.

(sumber : cnnindonesia.com)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *